14 Hal Super Dan Luar Yang Bisa Dilakukan di Nusa Penida

14 Hal Super Dan Luar Yang Bisa Dilakukan di Nusa Penida

Anda mungkin sudah beberapa kali berkunjung ke Bali untuk mengisi agenda liburan. Namun, dari sekian banyak kunjungan Anda ke Pulau Dewata sudah pernahkah menginjakkan kaki di Nusa Penida? Jika belum, pulau kecil di tenggara Bali ini wajib Anda masukan ke dalam daftar itenerary. Sebab beragam objek wisata dan aktivitas luar biasa bisa Anda lakukan disini.

Wilayahnya yang di kelilingi oleh perairan membuat Nusa Penida memiliki banyak pantai dan spot diving. Lebih dari itu, perbukitan dan air terjun disini juga tidak kalah indahnya. Belum lagi beragam objek wisata edukatif dan ikonik yang membuat liburan Anda lebih berwarna. Supaya Anda makin tertarik berkunjung, berikut ini adalah daftar objek wisata Nusa Penida.

14 Hal yang Luar Biasa yang Bisa Dilakukan di Nusa Penida

Hal Luar Biasa Yang Ada di Nusa Penida Bali

1.  Hunting foto instagenic di Banah Cliff

Apabila Anda seorang penggila fotografi dan sedang mencari spot foto terbaik di Nusa Penida, maka datanglah ke desa Batumadeg. Disini, Anda bisa melihat sekaligus mengabadikan penampakan alam yang cukup unik yaitu Banah Cliff. Objek wisata ini dianggap unik karena merupakan batu karang dengan lubang berbentuk setengah lingkaran dan terletak di tengah lautan.

Belum lagi ketinggian tebing yang mencapai 200 meter serta adanya pepohonan yang tumbuh di atasnya membuat Banah Cliff semakin terlihat instagenic. Akan tetapi, ketika berkunjung ke lokasi ini Anda harus ekstra hati-hati karena tidak adanya pembatas tebing. Selain itu, Anda juga sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri sebab di lokasi wisata ini tidak ada warung.

2. Menepi sejenak dari padatnya rutinitas di pantai Suwehan

Wilayah Nusa Penida memang identik dengan beragam destinasi wisata berupa pantai yang unik dan eksotis. Salah satu objek wisata pantai yang pas untuk agenda liburan Anda adalah pantai Suwehan. Pantai yang berada di desa Tanglad ini memang menyuguhkan panorama alam yang memanjakan mata. Disini, sepanjang mata Anda hanya akan melihat hamparan pasir putih dan birunya air laut.

Selain dikenal karena pemandangan alamnnya yang cantik, pantai Suwehan ini juga populer karena ciri khasnya. Ciri khas dari pantai ini adalah adanya bangunan alami berupa batu yang berebentuk segitiga. Sekilas apabila Anda memandangnya, bangunan batu ini memang menyerupai logo brand Volcom. Nah, atas dasar alasan inilah beberapa wisatawan menyebut lokasi ini pantai Vlocom.

Berlibur di pantai Suwehan tentu sangat cocok bagi Anda yang ingin menenangkan diri sejenak dari padatnya rutinitas. Sebab dibandingkan destinasi wisata Bali lainnya, pantai di Nusa Penida ini masih tergolong sepi. Jadi, Anda akan jarang sekali menemui turis hilir mudik disini baik domestik maupun mancanegara.

3. Mengunjungi Pura Paluang yang ikonik
Pulau Bali merupakan negeri seribu Pura sebab tempat ibadah ini bisa Anda temukan dengan mudah di setiap daerah. Disamping berfungsi sebagai rumah ibadah umat Hindu, Pura juga bisa dikunjungi oleh para wisatawan karena merupakan objek wisata edukasi dan budaya. Salah satu Pura yang menjadi ikon wisata Nusa Penida dan banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah Pura Paluang.

Berbeda halnya dengan desain Pura pada umumnya, Pura Paluang ini dianggap unik. Keunikan dari Pura yang berlokasi di desa Bunga Mekar ini terletak pada dua buah pelinggihnya. Ya, pelinggih yang ada di Pura ini memang bukanlah tokoh dewa-dewa melainkan mobil VW Beatle serta Jimmy. Saking ikoniknya, beberapa orang sampai menyatakan bahwa pelinggih ini hanya ada di Nusa Penida.

4. Menikmati sunset di Kelingking Secret Point Beach
Wilayah Nusa Penida memang memiliki beberapa objek wisata pantai tersembunyi. Selain pantai Suwehan, Anda juga bisa merasakan sensasi sepi dan tenang di pantai Kelingking. Pantai ini termasuk ke dalam wilayah desa Bunga Mekar. Dikarenakan letak pantai yang jauh di bawah tebing maka satu-satunya cara menuju kesana adalah dengan berjalan kaki.

Anda akan trekking di jalan terjal sepanjang 150 meter selama kurang lebih 1 jam. Namun, begitu tiba di lokasi rasa lelah Anda akan terbayar lunas. Sebab hamparan pasir putih, hembusan angin, deru suara ombak, birunya laut dan suasana sepi terasa begitu menenangkan. Bahkan jika beruntung, Anda bisa melihat secara langsung ikan Pari Manta berenang di sekitar perairan pantai Kelingking.

5. Trekking sepuasnya di Teletubbies Hills
Siapa bilang destinasi wisata di Nusa Penida hanya sekedar pantai? Bagi Anda yang bosan dengan hamparan pasir putih dan deru ombak, maka bisa mengunjungi Teletubbies Hills. Destinasi wisata alam anti mainstream ini berlokasi di desa Tanglad yang terletak di ujung timur Nusa Penida. Sesuai dengan namanya, disini Anda akan disuguhkan dengan panorama alam berupa perbukitan hijau.

Bukit Teletubbies ini sebenarnya merupakan perbukitan yang didominasi oleh batuan kapur. Akan tetapi, dikarenakan bagian atasnya tertutup tanah dengan ketebalan 1 meter maka banyak rumput hijau yang bisa tumbuh subur disini. Waktu terbaik bagi Anda untuk trekking di objek wisata ini adalah pada pagi maupun sore hari sebab cuaca tidak terlalu terik.

Namun, bila Anda tetap ingin menjelajah Teletubbies Hills di siang hari maka bawalah payung karena biasanya cuaca cukup terik. Selain payung, Anda juga disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Dikarenakan lokasi wisata ini masih sangat alami sehingga fasilitas pendukung khususnya tempat makan belum tersedia.

Jangan Sampai Melewatkan Tempat Ini Di Nusa Penida

6. Memacu adrenalin di air terjun Peguyangan
Air terjun Peguyangan merupakan salah satu objek wisata Nusa Penida yang sedang hits dan banyak dikunjungi oleh turis. Air terjun berair jernih dan berdebit kencang mencapai 120 liter per detik ini beralamat di desa Batukandik. Lokasi destinasi wisata ini sendiri tepat berada di lereng tebing pada tepi laut. Jadi, saat berendam disini Anda dapat sekaligus menikmati hamparan luas laut biru.

Namun, perjuangan untuk mencapai air terjun Peguyangan ini cukup memacu adrenalin dan harus Anda lakukan dengan ekstra hati-hati. Sebab Anda akan menuruni anak tangga dengan panjang trek 1 km dan ketinggian 450 meter. Bahkan pada beberapa titik lintasan anak tangga ini cukup terjal dan mencapai kemiringan 80 derajat. Tetapi, rasa lelah Anda akan terbayar lunas sesampainya di lokasi.

7. Diving bersama ikan pari Manta di Manta Point
Kurang lengkap rasanya apabila Anda berlibur ke Nusa Penida tetapi tidak berkunjung ke Manta Point. Aktivitas utama yang bisa Anda lakukan disini adalah menyelam di perairan atau diving. Akan tetapi, diving di lokasi ini akan terasa berbeda sensasinya karena Anda bisa bertemu dengan spesies ikan pari Manta. Tentu ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk Anda bukan?

Bukan hanya ikan pari dengan rentang sayap lebih dari 3 meter dan mempunyai beragam motif ini yang dapat Anda temukan. Disini, ada juga spesies ikan pari bintik biru yang biasanya menumpuk di area dasar pasir. Selain itu, masih terdapat biota laut lainnya yang bisa Anda saksikan seperti gurita, kepiting porselen, belut moray dan beragam terumbu karang.

Diving di Manta Point memang akan menghadirkan pengalaman berharga dalam hidup Anda. Akan tetapi, tidak sembarang orang bisa melakukan aktivitas menyelam di lokasi ini. Sebab spot menyelam ini mempunyai kedalaman sekitar 7 sampai 20 meter. Jadi, pastikan Anda mempunyai keahlian dan pengalaman menyelam yang cukup tinggi.

8. Melihat dari dekat spesies jalak Bali di FNPF & Bird Sanctuary
Jalak Bali merupakan salah satu fauna langka asli Bali yang keberadaannya hampir punah. Oleh karena itu, guna melestarikannya maka dibangunlah sebuah pusat penangkaran burung. Tempat penangkaran burung jalak Bali ini diberi nama Friends of National Parks Foundation (FNPF) & Bird Sanctuary. Alamatnya terletak di desa Ped yang merupakan wilayah bagian utara Nusa Penida.

Tempat wisata ini tentu saja sangat cocok untuk dijadikan sarana edukasi dalam rangka mengenal satwa jalak Bali bagi buah hati. Selain itu, Anda dan si kecil juga bisa menyaksikan kehidupan satwa endemik Bali ini secara langsung sekaligus mengabadikannya melalui foto. Kenyamanan juga akan Anda rasakan karena fasilitas seperti perpustakaan, penginapan dan kamar mandi cukup terawat.

9. Menghabiskan malam di rumah pohon Batu Molenteng
Ternyata, Nusa Penida kaya akan berbagai objek wisata yang menurut para wisatawan dianggap instagenic. Salah satunya yaitu rumah pohon Batu Molenteng yang berada di wilayah desa Tanglad. Destinasi wisata yang sedang hits berukuran 4×4 meter persegi ini juga populer dengan nama pulau Seribu.

Ketika Anda naik dan masuk ke dalam rumah ini maka hamparan pasir putih dan birunya laut pantai Atuh dapat dinikmati sepuasnya. Daya tarik lainnya rumah pohon Batu Molenteng ini adalah para pengunjung diperbolehkan untuk menginap di dalamnya. Harga sewa per malamnya pun relatif terjangkau tetapi sesuai dengan harganya fasilitas yang tersedia pun ala kadarnya.

10. Menyaksikan berbagai jenis terumbu karang di Malibu Point
Bali memang merupakan salah satu surga diving di Indonesia. Sebab ekosistem alam bawah lautnya masih tergolong alami. Selain itu, Bali juga memiliki banyak spot diving terbaik termasuk Malibu Point yang berada di perairan Nusa Penida. Disini, Anda bisa melakukan aktivitas menyelam untuk melihat dari dekat beragam spesies terumbu karang.

Ya, Malibu Point Anda dapat menemukan terumbu karang abu-abu, putih hingga perak. Bukan hanya terkenal dengan terumbu karangnya, di spot menyelam ini juga banyak terdapat jenis ikan. Jenis ikan yang hidup di perairan ini adalah ikan Pari, Hiu Karang, Tuna, Pelangi Runner dan Jack Besar. Bila dibanding lokasi diving lainnya, visibilitas Malibu Point cukup baik yaitu mencapai 20 meter.

11. Merasakan sensasi Devil’s Tears di pantai Andus
Pantai Andus dapat dikatakan berbeda dari pantai pada umumnya yang menawarkan panorama alam berupa pasir putih dan biru jernihnya air laut. Ya, ketika berkunjung kesini Anda akan menyaksikan dominasi batuan karang yang cadas serta hempasan ombak besar dan tinggi. Akan tetapi, kedua aspek inilah yang menjadikan pantai Andus dikenal luas di kalangan wisatawan.

Biasanya para turis yang berkunjung kesini akan berdiri di tepian karang sambil menunggu datangnya hempasan ombak besar. Uniknya, ombak besar yang menghantam batuan karang tersebut akan membentuk buih yang mengudara setinggi kurang lebih 10 meter. Buih ini kemudian akan kembali jatuh menghempas karang sehingga diibaratkan tetesan air mata.

Alasan inilah yang membuat fenomena ombak besar dan tinggi di pantai Andus populer dengan nama Devil’s Tears. Jika Anda ingin merasakan sensasi Devil’s Tears maka bisa mengunjungi pantai ini yang berlokasi di desa Bunga Mekar. Selain keunikan ombaknya, Anda juga dijamin betah berada disini sebab lokasinya masih lumayan sepi pengunjung sewa mobil di bali .

12. Menyusuri underground house bernama Goa Gala-Gala
Ikon wisata pulau Bali yang selalu menjadi tujuan utama kunjungan para wisatawan adalah pantai. Terdapat berbagai destinasi wisata pantai yang menawarkan pemandangan menakjubkan serta beragam aktivitas seru. Tetapi, apabila Anda merasa bosan dengan wisata Bali yang mainstream maka menyusuri Goa Gala-Gala di Nusa Penida bisa menjadi alternatif.

Goa Gala-Gala sendiri sebenarnya tidak terbentuk secara alami sehingga sering disebut juga dengan istilah underground house. Rumah bawah tanah ini terbuat dari bahan berupa batu kapur dan dibangun oleh seorang petani sekaligus pertapa bernama Mangku Byasa. Goa buatan ini sendiri memiliki kedalaman kurang lebih tujuh meter.

Aktivitas seru yang bisa Anda lakukan di tempat menarik ini tentu saja menyusuri setiap lorongnya. Sebab layaknya sebuah rumah pada umumnya, disini juga terdapat ruang tidur, bertapa, tamu, dapur bahkan sumur. Supaya aman, Anda disarankan membungkuk saat menelusuri beberapa titik dari lorong ini karena atapnya yang tidak terlalu tinggi. Wah, tentu sangat ikonik untuk dikunjungi bukan?

13. Berendam sembari relaksasi di mata air Tembeling
Anda memang tidak akan menemukan wahana bermain air modern layaknya waterpark di Nusa Penida. Namun, sebagai gantinya Anda bisa berendam di kolam alami yang bernama mata air Tembeling. Objek wisata ini berlokasi di desa Batu Madeg yang dikelilingi oleh pantai-pantai cantik berpasir putih. Berenang disini tentu tidak kalah seru dibandingkan dengan di water park.

Sebab diameter kolam mata air ini cukup luas yaitu sekitar 5-6 meter. Akan tetapi, karena lokasinya yang cukup terpencil Anda harus melakukan trekking untuk menuju kesini. Selain itu, jika Anda pria maka boleh berenang di kolam besar. sedangkan, bila Anda wanita hanya diperkenankan berenang di kolam kecil. Kemudian, lokasinya yang terpencil tentu cocok untuk berendam sambil relaksasi.

14. Menyaksikan upacara Tirtayatra di Pura Dalem Penataran Ped
Selain Pura Paluang yang ikonik, terdapat Pura lainnya yang bisa Anda kunjungi ketika liburan ke Nusa Penida. Tempat ibadah umat Hindu yang juga menarik untuk Anda datangi adalah Pura Dalam Penataran Ped. Lokasi ini sebenarnya merupakan kompleks peribadatan dengan empat buah Pura di dalamnya.

Keempat Pura tersebut adalah Pura Segara, Taman Sari, Ratu Dalem Gede dan Penataran Agung. Disini, Anda bisa menyaksikan upacara persembahyangan terakhir umat Hindu yang disebut dengan Tirtayatra. Tetapi, untuk memasukinya Anda harus menggunakan kain bernama “kemben”. Selain itu, Anda pantang memakai saput poleng karena warna hitam putih adalah busana Ida Batara Ratu.

Bali memang merupakan pilihan tepat untuk mengisi agenda liburan Anda. Namun, Anda tentu merasa bosan bila harus mengunjungi objek wisata yang itu-itu saja. Nah, jika Anda menginginkan sensasi liburan yang berbeda, berkunjung ke Nusa Penida bisa menjadi solusi lho. Sebelum bertandang, jangan lupa untuk mengurus transportasi dan penginapan melalui CP yang tertera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *